wrapper

Jumat, 23 Agustus 2019

WAKIL WALI KOTA HARAPKAN 13 KAMPUNG IKUTI JEJAK KAMPUNG NAFRI SEBAGAI KAMPUNG BEBAS NARKOBA

JAYAPURAKOTA - Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru MM, mengharapkan 13 kampung mengikuti jejak kampung Nafri sebagai “Kampung Trada Narkoba”. Hal itu disampaikan saat menghadiri pencanangan Kampung Bebas Narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua, di kampung Nafri, distrik Abepura, kamis 2 november 2017.

“Pemerintah kota Jayapura menyabut baik pencanangan kampung nafri sebagai kampung trada narkoba, agar selanjutnya  13  kampung di kota Jayapura dapat melakukan kegiatan yang sama, supaya kampung – kampung yang ada di kota Jayapura bebas dari narkotika,” ungkap Wakil Wali Kota, dihadapan tamu undangan.

Orang nomor 2 dikota Jayapura ini mengharapkan pencanangan kampung Nafri sebagai Kampung Bebas Narkotika diwujudkan secara nyata dan tidak hanya sebagai acara seremonial. Jika aksi bebas narkoba dijalankan dengan baik kampung-kampung lain akan mencontohi kegiatan posotif bagimana pencegahan narkotika yang dilakukan BNN dan pemerintahan kampung Nafri yang harus melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Ini jangan hanya sebagai sebagai kegiatan yang seremonial saja, tetapi harus menyentuh seluruh masyarakat agar dapat dibuktikan agar benar-benar terbukti tidar ada narkoba, yakin dan percaya kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan di kota jayapura, bisa sukses,” pungkas Wakil Wali Kota.

Kota Jayapura saat ini termasuk pusat pemasaran narkotika baik mealui laut, udara dan darat untuk disebar di seluruh wilayah kota Jayapura, dan ini merupakan tugas kita berasama untuk memberantas narkotika

“Kita sebagai pemuda dan pemudi railah prestasimu, kobarkan semangatmu untuk Indonesia raya dengan menjauhi narkoba, kepada semua pihak agar bersatu untuk perangi narkotika.” kata wakil Wali Kota.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Papua Brigjen Pol. Bambang Budi Santoso, mengatakan melalui pencangan kampung Nafri sebagai kampung trada narkoba,  masalah narkoba bukan hanya tanggung jawab kami BNN, tapi juga tanggung jawab kita semua sehingga dapat menyelamatkan generasi muda di kota jayapura dan kamnpung-kampung dari penyalagunaan narkoba. 

Sementara itu, kepala kampung Nafri, Daniel Hanowebi, mengatakan narkoba merupakan sesuattu yang dapat merusak, sehingga perlu di berantas.

“kalau kamu sayang hidup kamu sebaiknya jangan kenal dan tinggalkan narkoba,” ucap kepala kampung

Ia juga mendukung kampung Nafri sebagai Kampung Trada Narkoba yang ditandai dengan pembacaan Ikrar sebagai kawasan bersih dari penyalagunaan narkoba dan dilanjutkan penandatangan komitmen bersama pemberantasan narkoba oleh, BNN Papua, Pemerintah Kota Jayapura dan perwakilan masyarakat.

Pada kesempatan itu Kepala BBN Papua dan  tokoh pemuda Nafri di nobatkan sebagai panglima anti narkoba dari Ondoafi kampung Nafri. (Humas)

 

- Humas Setda Kota Jayapura -         

Baca selengkapnya...

Bakesbangpol Kota Jayapura dan BNNP Papua Tingkatkan Wawasan Kebangsaan Para Pelajar

Pada hari rabu (28/9/2016) bertempat di aula Dinas Perhubungan Provinsi Papua dilaksanakan Kegiatan Peningkatan Pemahaman Wawasan Kebangsaan dalam Melestarikan Nilai 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) Kerjasama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jayapura, Dinas Pendidikan Kota Jayapura dan BNN Provinsi Papua. Narasumber BNN Provinsi Papua yaitu Muhamad Akbar,S.KM menjelaskan generasi muda saat ini nantinya akan menjadi para pemimpin dalam 20 tahun ke depan apabila saat ini terjerumus ke dalam narkoba maka bagaimana nasib bangsa yang akan dipimpin nantinya.

Kegiatan tersebut dibuka Penjabat Walikota Jayapura yang diwakili Asisten II John Betaubun dan dihadiri 150 Siswa-i SMA & SMK di Kota Jayapura.

Baca selengkapnya...

BNN lakukan asistensi kepada Dinas Pendidikan Kota Jayapura

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua terus berupaya menggandeng berbagai pihak untuk memberantas narkoba, tidak terkecuali Dinas Pendidikan Kota Jayapura. Kegiatan ini bertajuk "Asistensi Dalam Rangka Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan Kota Jayapura". Plt. Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua, Kasman mengatakan BNN menggandeng Dinas Pendidikan untuk ikut berperan menanggulangi bahaya narkoba. Kami minta agar Dinas Pendidikan Kota Jayapura berperan aktif, diharapkan dapat merumuskan aturan-aturan terkait upaya P4GN di lingkungan pendidikan Kota Jayapura, ujarnya. Kasman mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari sebelumnya untuk memperkuat pembangunan berwawasan anti narkoba, khususnya di Dinas Pendidikan Kota Jayapura.

Kegiatan tersebut bertempat di ruang pertemuan cafe dan resto 577 Hamadi Kamis tanggal 25 Agustus 2016 diikuti sekitar 20 orang peserta yang terdiri dari para Kabid, Kasi, Pengawas dan Kepala Sekolah SD,SMS,SMA dan SMK. Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kabid P2M BNN Provinsi Papua Sdr. KASMAN,S.Pd.,M.Pd dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura Sdr. I WAYAN MUDIYASA,S.Pd., M.Pd. Kegiatan tersebut merumuskan kesepakatan 14 Rekomendasi yang akan diterapkan / diimplementasikan ke sekolah - sekolah di Kota Jayapura

Baca selengkapnya...

BNN Gandeng Dishub dalam Upaya P4GN

Jayapura, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jayapura bekerjasama untuk pemberdayaan penggiat anti narkoba di instansi pemerintah, sebagai perpanjangan tangan BNNP Papua memerangi masalah narkoba di masyarakat.

Kepala BNNP Papua Drs. Jackson Lapalonga,M.Si didampingi Kasubdit II Direktorat Narkoba Polda Papua AKBP Angkling Guntoro, SIK dan Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Jayapura Sefnath Kambuaya,S.Sos,M.Si, ketika membuka Seminar Pemberdayaan Penggiat Anti Narkoba di Instansi Pemerintah di Hotel Galaxy,Waena,Kota Jayapura,Rabu (20/4).

Seminar yang mengusung Tema pentingnya pemetaan dan sasaran wilayah dalam menciptakan lingkungan bersih dan bebas dari narkoba dihadiri sekitar 50 Staf Dinas Perhubungan Kota Jayapura.

Menurut Lapalonga, BNNP memprioritaskan instansi-instansi untuk Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), salah satu instansi yang diberdayakan BNNP Papua adalah Dishub Kota Jayapura.

Dikatakan, Dishub punya informasi yang kuat terkait berbagai macam kantong akses penyalahgunaan narkoba, baik keluar masuk maupun transportasi yang digunakan oleh jaringan pengedar narkoba. Apalagi Kota Jayapura berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua New Guinea (PNG).

“Jika sekarang dibilang masih ada tempat yang steril dari penggunaan narkoba silahkan dicari dimana yang masih steril. Tapi saya kira sudah tak ada tempat yang steril narkoba di Kota Jayapura,” katanya.

Menurutnya, Mendagri Tjahjo Kumolo bahkan telah mengeluarkan instruksi agar semua WNI wajib melakukan tes urine, sebagai upaya dini pemberantasan narkoba.

Sementara itu,Angkling Guntoro mengatakan, pihaknya minta masyarakat membantu aparat dalam memberikan informasi didalam pengungkapan dan penyidikan tindak pidana di bidang narkotika.

Dikatakannya, pihaknya menekankan pentingnya menciptakan situasi keamanan, termasuk didalamnya penertiban narkoba yang juga berdampak pada pembangunan nasional,khususnya penyiapan SDM di Papua yang bebas dari narkoba.

“Jika narkoba masih merajalela,cukup mengganggu pengembangan SDM di Papua,” katanya.

Senada dengan itu, Staf Dinas Perhubungan Kota Jayapura Tony Mansoben dan Bona Situmorang mengutarakan, pihaknya mendukung keputusan Mendagri, bahwa semua WNI wajib tes urine sebagai upaya dini untuk memberantas narkoba.

“Tes urine adalah suatu bukti tanggungjawab seluruh warga masyarakat hingga rumah tangga, RT/RW, untuk bersama menangani masalah narkoba yang sangat berkembang di negara kita dan khususnya Kota Jayapura,” tuturnya Mansoben.

“Pemerintah, Lembaga swasta maupun warga masyarakat wajib melakukan tes urine. Jika memang ada mengandung narkoba akan ada tahapan berikutnya seperti rehabilitasi nggak langsung ditangkap,” ujar Situmorang.

Baca selengkapnya...

Alamat :

Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua

Jalan Diponegoro No. 63 Jayapura - Papua

Telp. 0967 - 537214

Fax. 0967 - 537215

Nomor Pengaduan : 0811 4898 000