wrapper

Jumat, 20 Juli 2018

WAKIL WALI KOTA HARAPKAN 13 KAMPUNG IKUTI JEJAK KAMPUNG NAFRI SEBAGAI KAMPUNG BEBAS NARKOBA

JAYAPURAKOTA - Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru MM, mengharapkan 13 kampung mengikuti jejak kampung Nafri sebagai “Kampung Trada Narkoba”. Hal itu disampaikan saat menghadiri pencanangan Kampung Bebas Narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua, di kampung Nafri, distrik Abepura, kamis 2 november 2017.

“Pemerintah kota Jayapura menyabut baik pencanangan kampung nafri sebagai kampung trada narkoba, agar selanjutnya  13  kampung di kota Jayapura dapat melakukan kegiatan yang sama, supaya kampung – kampung yang ada di kota Jayapura bebas dari narkotika,” ungkap Wakil Wali Kota, dihadapan tamu undangan.

Orang nomor 2 dikota Jayapura ini mengharapkan pencanangan kampung Nafri sebagai Kampung Bebas Narkotika diwujudkan secara nyata dan tidak hanya sebagai acara seremonial. Jika aksi bebas narkoba dijalankan dengan baik kampung-kampung lain akan mencontohi kegiatan posotif bagimana pencegahan narkotika yang dilakukan BNN dan pemerintahan kampung Nafri yang harus melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Ini jangan hanya sebagai sebagai kegiatan yang seremonial saja, tetapi harus menyentuh seluruh masyarakat agar dapat dibuktikan agar benar-benar terbukti tidar ada narkoba, yakin dan percaya kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan di kota jayapura, bisa sukses,” pungkas Wakil Wali Kota.

Kota Jayapura saat ini termasuk pusat pemasaran narkotika baik mealui laut, udara dan darat untuk disebar di seluruh wilayah kota Jayapura, dan ini merupakan tugas kita berasama untuk memberantas narkotika

“Kita sebagai pemuda dan pemudi railah prestasimu, kobarkan semangatmu untuk Indonesia raya dengan menjauhi narkoba, kepada semua pihak agar bersatu untuk perangi narkotika.” kata wakil Wali Kota.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Papua Brigjen Pol. Bambang Budi Santoso, mengatakan melalui pencangan kampung Nafri sebagai kampung trada narkoba,  masalah narkoba bukan hanya tanggung jawab kami BNN, tapi juga tanggung jawab kita semua sehingga dapat menyelamatkan generasi muda di kota jayapura dan kamnpung-kampung dari penyalagunaan narkoba. 

Sementara itu, kepala kampung Nafri, Daniel Hanowebi, mengatakan narkoba merupakan sesuattu yang dapat merusak, sehingga perlu di berantas.

“kalau kamu sayang hidup kamu sebaiknya jangan kenal dan tinggalkan narkoba,” ucap kepala kampung

Ia juga mendukung kampung Nafri sebagai Kampung Trada Narkoba yang ditandai dengan pembacaan Ikrar sebagai kawasan bersih dari penyalagunaan narkoba dan dilanjutkan penandatangan komitmen bersama pemberantasan narkoba oleh, BNN Papua, Pemerintah Kota Jayapura dan perwakilan masyarakat.

Pada kesempatan itu Kepala BBN Papua dan  tokoh pemuda Nafri di nobatkan sebagai panglima anti narkoba dari Ondoafi kampung Nafri. (Humas)

 

- Humas Setda Kota Jayapura -         

Baca selengkapnya...

Pelaksanaan Operasi Kampung Terpadu oleh BNNP Papua dengan melibatkan beberapa Kesatuan dan Instansi di Provinsi Papua

Rabu, 03 Agustus 2016

 

Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua melaksanakan Operasi Kampung Terpadu dengan melibatkan beberapa Kesatuan dan Instansi pemerintah di Kota Jayapura dengan sasaran Kelurahan Argapura (Kampung Vietnam), Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Provinsi Papua. Dari hasil pelaksanaan Operasi di temukan Narkotika Golongan I jenis Ganja dengan berat sekitar 2,5Kg dengan 2 (dua) orang tersangka dan beberapa barang yang diduga sebagai hasil curian. Operasi dipimpin oleh Kepala BNNP Papua Kombes Pol Drs. JACKSON LAPALONGA,M.Si

Baca selengkapnya...

BNN Diminta Tindak Pengedar Narkoba di Wilayah Argapura Laut

JAYAPURA - Maraknya peredaran narkoba di wilayah Kota Jayapura telah meresahkan masyarakat khususnya warga Kelurahan Argapura atau biasa dikenal kampung vietnam. untuk itu mereka menyampaikan permintaan kepada BNNP Papua agar dapat menindak tegas para pengedar yang berkeliaran di wilayah argapura. Hal tersebut disampaikan warga langsung kepada Kepala BNNP Papua Drs. Jackson Lapalonga, M.Si pada saat kegiatan Workshop Pemberdayaan Anti Narkoba di Wilayah Rawan bertempat di Hotel Agung Argapura, Rabu (30/4/2016).

Permintaan tersebut disampaikan salah satu tokoh masyarakat di kampung vietnam Hendrik Waromi, menurutnya kampung vietnam disinyalir sebagai pintu masuk narkoba dari wilayah Papua New Guinea (PNG) ke Papua. Warga PNG keluar masuk ke wilayah argapura membawa barang-barang yang tidak jelas ataupun sebaliknya warga papua berjualan ke wilayah PNG dan pulang membawa barang haram tersebut. Dikatakannya, pihaknya bersama masyarakat merespons positif jika BNNP Papua dan instansi terkait lainnya dapat melakukan sosialisasi bahaya narkoba di wilayah kampung vietnam dan juga pemeriksaan urine untuk mendeteksi penyalahguna narkoba serta penertiban warga PNG tanpa identitas yang bermukim di wilayah argapura oleh kantor imigrasi.

Kepala BNNP Papua Drs. Jackson Lapalonga, M.Si, menyampaikan bila saatnya tiba pihaknya akan melakukan operasi khusus bersama instansi terkait lainnya menindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Argapura khususnya kampung vietnam. Hal tersebut bukan untuk membuat susah masyarakat melainkan untuk menyelamatkan anak, adik, saudara dan keluaraga lainnya dari bahaya narkoba.

Baca selengkapnya...

BPMPK Kota Jayapura Bentuk Jejaring Anti Narkoba

Jayapura - Saat ini indonesia dalam keadaan darurat narkoba untuk itu harus ditangani dengan intensif, demikian disampaikan Kepala BNNP Papua Drs. Jackson Lapalonga, M.Si.

Narkoba telah masuk ke segala sektor baik itu di masyarakat maupun birokrasi pemerintahan. maka dari itu perlu kesiagaan untuk mencegah bahaya narkoba di kalangan pemerintahan.

"Pembentukan jejaring pembangunan berwawasan anti narkoba di lingkungan pemerintah dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman serta kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba" katanya ketika membuka kegiatan pembentukan jejaring anti narkoba di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (BPMPK) Kota Jayapura, Selasa (15/3).

Sementara Kepala BPMPK Kota Jayapura yang diwakili Sekretaris BPMPK Endang, menyambut baik rencana BNNP Papua dalam menyamakan program dan bersinergi dalam mencegah narkoba.

Pihaknya akan menggandeng BNNP Papua dalam melakukan kegiatan-kegiatan di masyarakat dan mengkampanyekan stop narkoba di lingkungan kerja termasuk ke kampung-kampung.

Baca selengkapnya...

Alamat :

Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua

Jalan Diponegoro No. 63 Jayapura - Papua

Telp. 0967 - 537214

Fax. 0967 - 537215

Nomor Pengaduan : 0811 4898 000