wrapper

Sabtu, 21 Oktober 2017

Provinsi Papua yang terdiri dari 28 kabupaten dan 1 kotamadya, merupakan daerah yang berpotensi dan rawan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba apalagi berbatasan langsung dengan negara Papua Nugini (PNG). Berdasarkan hasil penelitian Puslitkes Universitas Indonesia dan BNN, pada tahun 2015, Papua berada pada prevalensi 1,21 % atau peringkat ke 34 di Indonesia untuk angka penyalahgunaan Narkoba. BNNP Papua, melalui bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) pada hari Senin, 10 April 2017, melaksanakan kegiatan Rapat Kerja dalam rangka Pemetaan Kawasan Rawan dan Sinergitas Pemberdayaan Alternatif bertempat di Hotel Grand Abe Jayapura, yang dihadiri oleh 30 orang peserta perwakilan dari BNNP Papua, Ditresnarkoba Polda Papua, Dinas Sosial Provinsi Papua, Disdikpora Provinsi Papua, Balai Latihan Kerja Provinsi Papua, Polres Jayapura Kota, Polsek Jayapura Selatan, Bank Rakyat Indonesia Perwakilan Papua, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Papua, Distrik Jayapura Selatan, Kepala Kelurahan Argapura, Babinsa, Babinkamtibmas, Tokoh Masyarakat, Agama, Pemuda, Wanita dan LSM.

Kepala BNNP Papua, Drs. Bambang Budi Santoso hadir dalam kegiatan raker tersebut sekaligus memberikan pengarahan mengenai bahaya narkoba dan permasalahannya serta harapan yang ingin dicapai dari kegiatan tersebut. Kepala BNNP Papua menyampaikan mengenai kondisi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. "yang dibutuhkan saat ini dalam pemberantasan narkoba adalah komitmen, jangan hanya teori namun praktek harus benar-benar terealisasi. Bapak dan ibu pengambil kebijakan dukung dengan kebijakan terkait upaya P4GN. Oleh karena itu BNNP Papua sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi dari seluruh elemen terkait seperti Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN/D), Babinsa, Babinkantibmas, Dinas Provinsi dan Kota serta komponen/tokoh masyarakat lainnya untuk bergerak bersama BNNP Papua agar dapat secara sinergis membasmi penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Provinsi Papua", ujar Kepala BNNP Papua pada kegiatan tersebut. Adapun dari Ditresnarkoba Polda Papua, AKBP. Rochmad Amsori, SIK memberikan materi terkait peta kerawanan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Papua. Acara dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang dipandu oleh Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Papua Kasman, S.Pd, M.Pd.

Dalam rapat kerja tersebut diperoleh hasil diantaranya kegiatan selanjutnya ditetapkan di kelurahan argapura (kampung vietnam), calon peserta diprioritaskan kepada mantan pengguna narkoba yang telah putus sekolah, setelah itu akan diberikan pelatihan dan bantuan usaha oleh pihak terkait.

Berikan komentar

Alamat :

Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua

Jalan Diponegoro No. 63 Jayapura - Papua

Telp. 0967 - 537214

Fax. 0967 - 537215

Nomor Pengaduan : 0811 4898 000